Menyenangkan, setiap siang bisa melihat Dymsi, bisa menyuapi Dymsi, bisa mandiin Dymsi. Tapi sedih ketika harus ninggalin Dymsi untuk kerja kembali, apalagi kalo dia pake acara menangis seperti tadi. Kadang hati bergumam, sampai kapan aku harus meninggalkan Dymsi – menghabiskan waktu siangnya bersama Sari atau siapapun yang menjaganya nanti…
Hubby masih belum begitu sehat, apalagi setelah mengikuti Out Bond hari Minggu kemarin. Aku tau, mungkin aku salah ketika pagi Sabtu Kepsek telepon dan menanyakan apakah Hubby bisa ikut kegiatan YKPI dalam rangka menyambut Ramadhan ini. Padahal Hubby masih sakit dan rendah selera makannya. Aku ingat jam 3 pagi itu Hubby terbangun dan kelaperan, Aku coba memasak indomie goreng untuk memancing seleranya, buatkan teh hangat, manasin ‘asam padeh’ ikan patin permintaannya.. sampai permintaannya roti milna-nya Dymsi.. Eh, baru bisa makan dikit udah mesti ke sekolah. Aku kesel, kenapa acara yang begituan mesti dikasi label “wajib”. Sempat nangis juga sih, dan sempat uring-uringan sama Hubby juga karena nekat mau pergi .. (forgive me, Honey…).
Pagi itu Hubby berangkat tanpa sarapan -karena masih belum selera. Pulang menjelang magrib dan besoknya dilanjutkan dengan acara out bond di Danau Buatan, menyebrangi danau dengan rakit bersama-sama. Hm.., pasti melelahkan. Batuknya pun belum sembuh, semalaman tidur sembari batuk. Kasian Hubby, semoga cepat sembuh ya sayang.. Aku sayang Hubby.





Komentar Terakhir